LANDASAN TEORI
LANDASAN
TEORI
POHON KARET
Tanaman karet merupakan
pohon yang tumbuh tinggi, besar dan berbatang cukup besar, tinggi pohon dewasa
mencapai 15-25 meter. Tumbuh lurus dan memiliki percabangan yang tinggi diatas.
Batang tanaman ini mengandung getah yang dikenal dengan nama lateks. Daun karet
terdiri dari tangkai daun utama dan tangkai anak daun. Panjang tangkai daun
utama 3-20 cm. Panjang tangkai anak daun sekitar 3-10 cm. Anak daun berbentuk
eliptis, memanjang dengan ujung meruncing, tepinya rata dan gundul.
Biji karet terdapat dalam setiap
ruang buah. Jumlah biji berkisar tiga dan enam sesuai dengan jumlah ruang.
Ukuran biji besar dengan kulit keras. Warnanya coklat kehitaman dengan
bercak-bercak berpola yang khas. Sesuai dengan sifat dikotilnya, akar tanaman
karet merupakan akar tunggang.
Klasifikasi botani tanaman karet
adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Keluarga : Euphorbiaceae
Genus : Hevea
Spesies : Hevea brasiliensis
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Keluarga : Euphorbiaceae
Genus : Hevea
Spesies : Hevea brasiliensis
Tanaman karet merupakan tanaman perkebunan yang
tumbuh di berbagai wilayah di Indonesia. Karet merupakan produk dari proses
penggumpalan getah tanaman karet (lateks).
Jarak Tanam
Produktivitas satuan
luas dipengaruhi oleh jarak tanam dan kerapatan tanaman, di samping faktor-faktor
yang lainya. Beberapa kerusakan yang akan terjadi akibat jarak yang lebih
sempit adalah:
Kerusakan mahkota tajuk oleh angin
Resiko penyakit menjadi lebih tinggi
Pertumbuhan dan diameter batang kerdil
Hasil getah kurang
Sehingga dewasa ini
kepadatan kerapatan pohon setiap hektarnya tidak melebihi dari jumlah 400
sampai dengan 500 pohon.
Penyadapan
Penyadapan
merupakan salah satu kegiatan pokok dari pengusahaan tanaman karet. Tujuan dari
penyadapan karet ini adalah membuka pembuluh lateks pada kulit pohon agar
lateks cepat mengalir. Kecepatan aliran lateks akan berkurang apabila takaran
cairan lateks pada kulit berkurang. Kulit karet dengan ketinggian 260 cm dari
permukaan tanah merupakan bidang sadap petani karet untuk memperoleh pendapatan
selama kurun waktu sekitar 30 tahun. Oleh sebab itu penyadapan harus dilakukan
dengan hati-hati agar tidak merusak kulit tersebut. Jika terjadi kesalahan
dalam penyadapan, maka produksi karet akan berkurang.
Sistem sadap menjadi
penentu naik turunnya produksi lateks. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan
dalam sistem sadapan modern yang umum dipergunakan di perkebunan besar, yaitu
sistem sadap jangka panjang dan sistem sadap jangka pendek.
Pada perkebunan rakyat,
sistem sadap jangka panjang dan jangka pendek jarang ditemukan karena para
petani yang ada jarang atau bahkan tidak ada yang menggunakan sistem
perencanaan yang sistematis untuk mengembangkan perkebunan mereka.
Penyakit
Penyakit akar: penyakit akar putih,
penyakit akar merah.
Penyakit batang: jamur upas, kanker bercak,
busuk pangkal batang.
Penyakit bidang sadap: kanker garis, mouldy
root, brown blast.
Penyakit daun: embun tepung,
colletrichum,phytophtora, corynespora, helminthosporium.
Produksi Penting
Produksi getah
pada tanaman karet ditunjang oleh banyak faktor, salah satunya adalah kondisi
tanaman itu sendiri. Kondisi kesehatan tanaman haruslah sangat diperhatikan
karena tanaman yang sehat akan
menghasilkan getah yang melimpah. Pemupukan yang cukup dan cara pengambilan
getah yang sesuai prosuder harus direalisasikan di lapangan demi tercapainya
kondisi tanaman yang sehat.
Pengambilan
getah dengan cara eksploitasi yang berlebihan akan menyebabkan tanaman menjadi
lemah dan mudah sakit. Pengaturan gilir sadap haruslah tepat, karena tanaman
karet yang disadap akan membutuhkan waktu istirahat untuk memulihkan
keadaannya. Pengaturan gilir sadap yang terlalu rapat akan menyebabkan tanaman
karet menjadi lemah. Hal ini dikarenakan getah yang akan digunakan tanaman
untuk proses trnaslokasi nutrisi dan juga sebagai salah satu mekanisme
pertahanan akan menurun. Dengan gilir sadap yang rapat memang bisa meningkatkan produksi pada
jangka waktu pendek, akan tetapi pada beberapa periode berikutnya produksi
getah pada tanaman karet akan menurun.
Proses
penyadapan lebih baik dilakukan pada pagi hari saat tekanan turgor masih
tinggi. Penyadapan yang dilakukan pada pagi hari akan menurunkan persentase
munculnya lump dan juga kehilangan lump akibat pencurian. Hal ini dikarenakan
tetesan lateks akan berhenti sebelum siang hari dan lump dapat dikumpulkan
lebih awal.
Proses sadapan
erat kaitannya dengan pemakaian kulit. Pemakaian kulit pada proses sadapan
memiliki standar tertentu dengan tujuan tanaman karet masih bisa diambil
produksinya pada jangka waktu tertentu. Pemborosan pemakaian kulit pada tanaman
karet akan menyebabkan berkurangnya umur sadap dan juga tanaman karet akan
mudah terserang penyakit.
Hari hujan
menjadi salah satu kendala untuk produksi. Sadapan yang dipaksakan ketika hujan
akan mengakibatkan banyak tanaman terkena penyakit kering alur sadap (KAS).
Kering alur sadap diakibatkan tertutupnya saluran lateks oleh air hujan yang
masuk sehingga getah akan membeku dan saluran getah menjadi kering. Selain itu
sadapan yang dipaksakan ketika hujan akan mengakibatkan penurunan kadar karet
kering pada lateks.
Kunci produksi
yang tidak kalah penting adalah penyadap. Para penyadap sebagai aset SDM
memegang peranan penting sebagai bagian pelaku utama yang berhubungan langsung
dengan pengambilan lateks itu sendiri. Permasalahan yang muncul pada
periode-periode sekarang adalah mulai berkurangnya SDM yang mau bekerja di
kebun sebagai penyadap. Kebanyakan orang lebih memilih bekerja di pabrik
dibandingkan bekerja di kebun sebagai penyadap. Selain itu Kualitas SDM yang
memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik dalam proses sadapan mulai
berkurang. Perlu adanya sebuah terobosan untuk masalah tersebut sehingga pada
masa yang akan datang kebun tak perlu takut kekurangan pekerja.
Permasalahan
Umum
Berikut
permasalahan umum yang muncul pada saat panen :
a) Eksploitasi yang berlebihan
menyebabkan tanaman rentan terserang penyakit
b) Pengaturan gilir sadap yang terlalu
rapat
c) Sadapan yang dipaksakan ketika hari
hujan
d) Sadapan dilakukan pada panel sadap
yang tak seharusnya
e) Kebersihan mangkok kurang diperhatikan
f) Kemiringan bidang sadap yang telah
melebihi standar
g) Persentase lump yang terlalu tinggi
h) Sarana angkutan jalan yang rusak
menyebabkan pengiriman lateks terhambat
sehingga terjadi prakoagulasi
i) Pemberian amoniak yang tidak sesuai
dosis
j) Kebersihan sekitar bokoran kurang
diperhatikan
k) Mulai berkurangnya SDM yang mau bekerja
di kebun
l) Penyadapan tidak dilakukan tidak
sesuai jadwal
MIKROKONTROLLER
Pengertian
Mikrokontroler adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian
elektronik dan umunya dapat menyimpan program didalamnya. Mikrokontroler
umumnya terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O tertentu dan
unit pendukung seperti Analog-to-Digital Converter (ADC) yang sudah
terintegrasi di dalamnya. Kelebihan utama dari mikrokontroler ialah tersedianya
RAM dan peralatan I/O pendukung sehingga ukuran board mikrokontroler menjadi
sangat ringkas. Mikrokontroler MCS51 ialah mikrokomputer CMOS 8 bit dengan 4 KB
Flash PEROM (Programmable and Erasable Only Memory) yang dapat dihapus dan
ditulisi sebanyak 1000 kali. Mikrokontroler ini diproduksi dengan menggunakan
teknologi high density non-volatile memory. Flash PEROM on-chip tersebut
memungkinkan memori program untuk diprogram ulang dalam sistem (in-system
programming) atau dengan menggunakan programmer non-volatile memory
konvensional. Kombinasi CPU 8 bit serba guna dan Flash PEROM, menjadikan
mikrokontroler MCS51 menjadi microcomputer handal yang fleksibel. Bentuk Fisik
Mikrokontroler Keluarga MCS51 40 Pin Arsitektur perangkat keras mikrokontroler
MCS51 mempunyai 40 kaki, 32 kaki digunakan untuk keperluan 4 buah port pararel.
1 port terdiri dari 8 kaki yang dapat di hubungkan untuk interfacing ke pararel
device, seperti ADC, sensor dan sebagainya, atau dapat juga digunakan secara
sendiri setiap bitnya untuk interfacing single bit septerti switch, LED, dll.
Karakteristik lainya dari mikrokontroler MCS51 sebagai berikut :
-
Low-power
-
32 jalur masukan/keluaran yang dapat diprogram*
-
Dua timer counter 16 bit
-
RAM 128 byte
-
Lima interrupt
Tidak
seperti sistem komputer, yang mampu menanganiberbagai macam program aplikasi
(misalnya pengolah kata, pengolah angkadan lain sebagainya), mikrokontroler
hanya bisa digunakan untuk suatu aplikasi tertentu saja (hanya satu program
saja yang bisa disimpan). Perbedaan lainnya terletak pada perbandingan RAM dan
ROM. Pada sistem komputer perbandingan RAM dan ROM-nya besar, artinya
program-program pengguna disimpan dalam ruang RAM yang relatif besar, sedangkan
rutin-rutin antarmuka perangkat keras disimpan dalam ruang ROM yang kecil.
Sedangkan pada Mikrokontroler, perbandingan ROM dan RAM-nya yang besar, artinya
program kontrol disimpan dalam ROM (bisa Masked ROM atau Flash PEROM) yang
ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpan
sementara, termasuk register-register yang digunakan pada mikrokontroler yang
bersangkutan. Kelebihan Sistem Dengan Mikrokontroler Penggerak pada
mikrokontoler menggunakan bahasa pemograman assembly dengan berpatokan pada
kaidah digital dasar sehingga pengoperasian sistem menjadi sangat mudah
dikerjakan sesuai dengan logika sistem (bahasa assembly ini mudah dimengerti
karena menggunakan bahasa assembly aplikasi dimana parameter input dan output
langsung bisa diakses tanpa menggunakan banyak perintah). Desain bahasa
assembly ini tidak menggunakan begitu banyak syarat penulisan bahasa
pemrograman seperti huruf besar dan huruf kecil untuk bahasa assembly tetap
diwajarkan. Mikrokontroler tersusun dalam satu chip dimana prosesor, memori,
dan I/O terintegrasi menjadi satu kesatuan kontrol sistem sehingga
mikrokontroler dapat dikatakan sebagai komputer mini yang dapat bekerja secara
inovatif sesuai dengan kebutuhan sistem. Sistem running bersifat berdiri
sendiri tanpa tergantung dengan komputer sedangkan parameter komputer hanya
digunakan untuk download perintah instruksi atau program. Langkah-langkah untuk
download komputer dengan mikrokontroler sangat mudah digunakan karena tidak
menggunakan banyak perintah. Pada mikrokontroler tersedia fasilitas tambahan
untuk pengembangan memori dan I/O yang disesuaikan dengan kebutuhan sistem.
Harga untuk memperoleh alat ini lebih murah dan mudah didapat.
Read
more at:
http://elektronika-dasar.web.id/artikel-elektronika/pengertian-dan-kelebihan-mikrokontroller

Agen Judi Online
BalasHapusAgen Judi
Agen Judi Terpercaya
Agen Bola
Bandar Judi
Bandar Bola
Agen SBOBET
Agen Casino
Agen Poker
Agen IBCBET
Agen Asia77
Agen Bola Tangkas
Prediksi Skor
Prediksi Pertandingan KAZAKHSTAN VS BELANDA 10 Oktober 2015
Prediksi Skor SPORT RECIFE VS AVAI 15 Oktober 2015
Prediksi TORONTO FC VS NEW YORK RED BULLS 15 Oktober 2015